Sabtu, 24 September 2011

SKUAD PERSIB BANDUNG


 Nama Lahir Kebangsaan Jabatan




Drago Mamic 25 Mei 1953 Kroasia  Pelatih Kepala
Robby Darwis 31 Oktober 1965 Indonesia Asisten Pelatih
Anwar Sanusi 26 Februari 1968 Indonesia Pelatih Kiper
Dino Sefriyanto
Indonesia Pelatih Fisik
Rafi Ghani
Indonesia Dokter Tim

PEMAIN
No. Nama Lahir Kebangsaan Posisi






Jendri Pitoy 15 Januari 1981 Indonesia GK
55 Cecep Supriatna 06 November 1975 Indonesia GK
32 Dadang Sudrajat 22 Maret 1979 Indonesia GK
5 Maman Abdurahman 12 Mei 1982 Indonesia Def
6 Abanda Herman 20 Februari 1984 Kamerun Def
4 Wildansyah 03 Januari 1987 Indonesia Def

Jajang Sukmara
Indonesia Def

Rian Permana
Indonesia Def

Anggi Indra
Indonesia Def

Aldi Rinaldi
Indonesia Def

Muhammad Nasuha 15 September 1984 Indonesia Def, Mid
58 Miljan Radović 18 Oktober 1975 Montenegro Mid
24 Hariono 02 Oktober 1985 Indonesia Mid

Tony Sucipto 12 Februari 1986 Indonesia Mid

M Ilham 22 Januari 1981 Indonesia Mid
13 M Agung Pribadi 23 Juli 1989 Indonesia Mid
7 Atep 05 Juni 1985 Indonesia Mid

Budiawan
Indonesia Mid

Dudi Sunardi
Indonesia Mid
9 Airlangga 22 November 1985 Indonesia Fwd

Sigit Hermawan
Indonesia Fwd

Aliyudin 7 Mei 1980 Indonesia Fwd

Zdravko Dragicevic 17 Juni 1986 Montenegro Fwd

ASAL MULA NAMA PERSIB

Sebelum bernama Persib, di Kota Bandung berdiri Bandoeng Indische Voetbal Bond (BIVB) pada sekitar tahun 1923. BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Mr. Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakni R. Atot.
Atot ini pulalah yang tercatat sebagai Komisaris daerah Jawa Barat yang pertama. BIVB memanfaatkan lapangan Tegallega didepan tribun pacuan kuda. Tim BIVB ini beberapa kali mengadakan pertandingan diluar kota seperti Yogyakarta dan Jatinegara Jakarta.
Pada tanggal 19 April 1930, BIVB bersama dengan VIJ Jakarta, SIVB (Persebaya), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran PSSI dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. BIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Mr. Syamsuddin. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. BIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1933 meski kalah dari VIJ Jakarta.
BIVB kemudian menghilang dan muncul dua perkumpulan lain yang juga diwarnai nasionalisme Indonesia yakni Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetbal Bond (NVB). Pada tanggal 14 Maret 1933, kedua perkumpulan itu sepakat melakukan fusi dan lahirlah perkumpulan yang bernama Persib yang kemudian memilih Anwar St. Pamoentjak sebagai Ketua Umum. Klub-klub yang bergabung kedalam Persib adalah SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi.
Persib kembali masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1934, dan kembali kalah dari VIJ Jakarta. Dua tahun kemudian Persib kembali masuk final dan menderita kekalahan dari Persis Solo. Baru pada tahun 1937, Persib berhasil menjadi juara kompetisi setelah di final membalas kekalahan atas Persis.
Di Bandung pada masa itu juga sudah berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori oleh orang- orang Belanda yakni Voetbal Bond Bandung & Omstreken (VBBO). Perkumpulan ini kerap memandang rendah Persib. Seolah- olah Persib merupakan perkumpulan “ kelas dua “. VBBO sering mengejek Persib. Maklumlah pertandingan- pertandingan yang dilangsungkan oleh Persib dilakukan di pinggiran Bandung—ketika itu—seperti Tegallega dan Ciroyom. Masyarakat pun ketika itu lebih suka menyaksikan pertandingan yang digelar VBBO. Lokasi pertandingan memang didalam Kota Bandung dan tentu dianggap lebih bergengsi, yaitu dua lapangan dipusat kota, UNI dan SIDOLIG.
Persib memenangkan “ perang dingin “ dan menjadi perkumpulan sepakbola satu- satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Klub-klub yang tadinya bernaung dibawah VBBO seperti UNU dan SIDOLIG pun bergabung dengan Persib. Bahkan VBBO kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka pergunakan untuk bertanding yakni Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG (kini Stadion Persib), dan Lapangan SPARTA (kini Stadion Siliwangi). Situasi ini tentu saja mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung.
Ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang. Kegiatan persepakbolaan yang dinaungi organisasi lam dihentikan dan organisasinya dibredel. Hal ini tidak hanya terjadi di Bandung melainkan juga diseluruh tanah air. Dengan sendirinya Persib mengalami masa vakum. Apalagi Pemerintah Kolonial Jepang pun mendirikan perkumpulan baru yang menaungi kegiatan olahraga ketika itu yakni Rengo Tai Iku Kai.
Tapi sebagai organisasi bernapaskan perjuangan, Persib tidak takluk begitu saja pada keinginan Jepang. Memang nama Persib secara resmi berganti dengan nama yang berbahasa Jepang tadi. Tapi semangat juang, tujuan dan misi Persib sebagai sarana perjuangan tidak berubah sedikitpun.
Pada masa Revolusi Fisik, setelah Indonesia merdeka, Persib kembali menunjukkan eksistensinya. Situasi dan kondisi saat itu memaksa Persib untuk tidak hanya eksis di Bandung. Melainkan tersebar diberbagai kota, sehingga ada Persib di Tasikmalaya, Persib di Sumedang, dan Persib di Yogyakarta. Pada masa itu prajurit- prajurit Siliwangi hijrah ke ibukota perjuangan Yogyakarta.
Baru tahun 1948 Persib kembali berdiri di Bandung, kota kelahiran yang kemudian membesarkannya. Rongrongan Belanda kembali datang, VBBO diupayakan hidup lagi oleh Belanda (NICA) meski dengan nama yang berbahasa Indonesia Persib sebagai bagian dari kekuatan perjuangan nasional tentu saja dengan sekuat tenaga berusaha menggagalkan upaya tersebut. Pada masa pendudukan NICA tersebut, Persib didirikan kembali atas usaha antara lain, dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi.
Perjuangan Persib rupanya berhasil, sehingga di Bandung hanya ada satu perkumpulan sepak bola yakni Persib yang dilandasi semangat nasionalisme. Untuk kepentingan pengelolaan organisasi, decade 1950- an ini pun mencatat kejadian penting. Pada periode 1953-1957 itulah Persib mengakhiri masa pindah- pindah sekretariat. Walikota Bandung saat itu R. Enoch, membangun Sekretariat Persib di Cilentah. Sebelum akhirnya atas upaya R.Soendoro, Persib berhasil memiliki sekretariat Persib yang sampai sekarang berada di Jalan Gurame.
Pada masa itu, reputasi Persib sebagai salah satu jawara kompetisi perserikatan mulai dibangun. Selama kompetisi perserikatan, Persib tercatat pernah menjadi juara sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1961, 1986, 1990, dan pada kompetisi terakhir pada tahun 1994. Selain itu Persib berhasil menjadi tim peringkat kedua pada tahun 1950, 1959, 1966, 1983, dan 1985.
Keperkasaan tim Persib yang dikomandoi Robby Darwis pada kompetisi perserikatan terakhir terus berlanjut dengan keberhasilan mereka merengkuh juara Liga Indonesia pertama pada tahun 1995. Persib yang saat itu tidak diperkuat pemain asing berhasil menembus dominasi tim tim eks galatama yang merajai babak penyisihan dan menempatkan tujuh tim di babak delapan besar. Persib akhirnya tampil menjadi juara setelah mengalahkan Petrokimia Putra melalui gol yang diciptakan oleh Sutiono Lamso pada menit ke-76.
Sayangnya setelah juara, prestasi Persib cenderung menurun. Puncaknya terjadi saat mereka hampir saja terdegradasi ke Divisi I pada tahun 2003. Beruntung, melalui drama babak playoff, tim berkostum biru-biru ini berhasil bertahan di Divisi Utama.
Sebagai tim yang dikenal tangguh, Persib juga dikenal sebagai klub yang sering menjadi penyumbang pemain ke tim nasional baik yunior maupun senior. Sederet nama seperti Risnandar Soendoro, Nandar Iskandar, Adeng Hudaya, Heri Kiswanto, Adjat Sudradjat, Yusuf Bachtiar, Dadang Kurnia, Robby Darwis, Budiman, Nuralim, Yaris Riyadi hingga generasi Erik Setiawan merupakan sebagian pemain timnas hasil binaan Persib.

Senin, 25 Juli 2011

8 pemain sepak bola terkarya di dunia 2011

No. Nama & Foto Penghasilan
1. Lionel Messi
lionel-messi-2011
Rp 377,1 Miliar
2. Cristiano Ronaldo
Cristiano-Ronaldo2011
Rp 335 Miliar
3. Wayne Rooney
WayneRooney2011
Rp 251,7 Miliar
4. Kaka
kaka-real-madrid
Rp 235,3 Miliar
5. David Beckam
davidbeckam2011
Rp 231 Miliar
6. Ronaldinho
ronaldinho2011
Rp 224,4 Miliar
7. Carlos Tevez
carlos-tevez-2011
Rp 187 Miliar
8. Frank Lampard
Frank-Lampard2011
Rp 173,2 Miliar                                    

Senin, 06 Juni 2011

10 transfer terbaik EPL

Berikut daftar 10 pembelian terbaik Premier League 2010-11, mungkin nama pemain dari klub favorit anda termasuk dalam daftar di bawah.

image

JAVIER HERNANDEZ (Manchester United, dari Guadalajara)
Tanpa gol-gol penting dan krusial dari Chicharito, Manchester United tak akan menjuarai liga dan ke final Liga Champions. Fantastis pada musim pertamanya di Inggris, Chicharito melebihi harapan fans United saat didatangkan dari klub Meksiko, Chivas Guadalajara. Cepat, jago duel bola atas, dan seorang pembunuh di kotak penalti. Tipikal striker Manchester United dan akan menjadi ikon Setan Merah dalam beberapa tahun mendatang.

image

LUIS SUAREZ (Liverpool, dari Ajax Amsterdam)
Tak mudah bagi pemain dari Liga Belanda datang ke Inggris pada musim dingin, tentu kita masih ingat striker Middlesbrough, Afonso Alves. Namun Suarez membuktikan ia adalah pembelian terbaik Liverpool musim ini. Sejak kedatangan Suarez dan pelatih baru Kenny Dalglish, The Reds bangkit sepanjang putaran dua, merangkak dari papan bawah ke enam besar.

image

YAYA TOURE (Manchester City, dari Barcelona)
Didatangkan dengan harga mahal dari Barcelona, Yaya Toure tak hanya menjadi kekuatan lini tengah Manchester City, tapi juga menularkan mental juara pada pemain-pemain mahal City yang butuh trofi juara bersaing dengan rival sekota mereka. Toure tak hanya berperan membawa City ke Liga Champions, tapi juga mencetak gol tunggal yang membawa City menjuarai Piala FA.

image

RAFAEL VAN DER VAART (Tottenham Hotspur, dari Real Madrid)
Tottenham memang gagal mengulang prestasi lolos empat besar alias zona Liga Champions, namun Spurs tetap melalui musim yang akan dikenang dengan melaju hingga perempat final Liga Champions. Kedatangan Van der Vaart membuat Harry Redknapp mengubah formasi Spurs menjadi 4-4-1-1, dengan VdV sebagai pemain di belakang striker tunggal, antara Crouch, Defoe, atau Pavlyuchenko.

image

PETER ODEMWINGIE (West Brom, dari Lokomotiv Moscow)
Datang dari Liga Rusia, tak banyak yang memperkirakan kiprah Odemwingie bersama West Brom. Namun striker asal Nigeria ini mencetak gol-gol penting yang membawa Wes Brom lepas dari degradasi. Tipikal striker yang cepat dan berteknik tinggi untuk Premier League. Belakangan, Odemwingie diincar oleh Arsenal.

image

CHEIK TIOTE (Newcastle United, dari FC Twente)
Gabung tim promosi Newcastle setelah bermain gemilang bersama juara Liga Belanda FC Twente dan timnas Pantai Gading di Piala Dunia 2010, Tiote langsung menjadi pilar lini tengah Newcastle bersama Joey Barton dan Kevin Nolan. Momen terbaik Tiote adalah ketika mencetak gol keempat Newcastle ke gawang Arsenal yang membuat skor menjadi imbang 4-4 setelah sempat tertinggal 0-4 pada babak pertama.

image

DANIEL STURRIDGE (Bolton Wanderers, pinjaman dari Chelsea)
Tersingkir dari skuad Chelsea seiring kedatangan Fernando Torres, Sturridge membuktikan The Blues salah membuangnya dengan mencetak delapan gol dalam 12 pertandingan untuk Bolton, termasuk selalu mencetak gol dalam empat pertandingan awal bersama The Trotters. Sturridge juga masuk skuad timnas Inggris U21 di Piala Eropa U21 2011 yang sedang berlangsung di Denmark.

image

DAVID LUIZ (Chelsea, dari Benfica)
Bek kribo asal Brasil ini memang membuat kesalahan fatal di Old Trafford yang menjadi awal gol Chicharito pada detik ke-36, namun kehadiran Luiz yang gabung Chelsea hampir bersamaan dengan Fernando Torres mampu membawa Chelsea kembali ke persaingan gelar juara. Dua gol dicetak Luiz ke gawang Manchester United dan Manchester City, yang sangat krusial dalam perjalanan paruh kedua The Blues musim lalu.

image

DAVID SILVA (Manchester City, dari Valencia)
Pemain tak tergantikan di sektor sayap Manchester City yang menyuplai bola untuk Carlos Tevez, Mario Balotelli, atau Edin Dzeko. Pemain yang turut membawa Spanyol juara Piala Dunia 2010 itu mencetak empat gol di Premier League dan total 15 assist di semua kompetisi. David Silva bermain di hampir seluruh pertandingan City, mulai Piala FA, Premier League, hingga Liga Europa.

image

RAUL MEIRELES (Liverpool, dari Porto)
Pemain paling konsisten di lini tengah Liverpool saat The Reds terpuruk di putaran pertama dan saat absennya Steven Gerrard. Mencetak lima gol di putaran kedua -termasuk gol tunggal di Stamford Bridge- dan meraih penghargaan PFA Fans Player of the Year menjadi bukti vitalnya peran Meireles pada tahun pertamanya di Merseyside.

10 stadion terbaik di INDONESIA

1. Stadion Batakan
Spoiler for
Kota : Balikpapan, Kalimantan Timur
Dibangun : Tahun 2010 masih dalam tahap pengerjaan.
Kandang : -
Kapasitas : 30.000 kursi.
Tipe stadion : Stadion Sepakbola Lama.
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Batakan merupakan stadion masa depan dari Persiba Balikpapan. Komplek stadion Balikpapan di Batakan yang akan dibangun oleh Pemkot, kelak akan menjadi sarana olahraga yang mewah dan megah. Di bangun di atas lahan seluas 18 hektare akan berdiri berbagai sarana olahraga dengan standar olimpiade.
Sarana tersebut tentu akan menjadi angin segar bagi pembinaan olahraga di Balikpapan khususnya buat team Persiba Balikpapan.
Komplek olahraga tersebut diperkirakan membutuhkan waktu tiga hingga empat tahun untuk menyelesaikan keseluruhan proyek tersebut.
Khusus untuk pembangunan stadion sepakbola pemerintah kota Balikpapan telah menganggarkan dana sekitar Rp 150 miliar.
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


2. Stadion Dompak
Spoiler for
Kota : Tanjung Pinang (Pulau Dompak), Kepulauan Riau
Dibangun : Dalam tahap pembangunan
Kandang : -
Kapasitas : 40.000 Kursi
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Lama.
Kategori :A
Sejarah Singkat
Stadion Utama Tanjung Pinang ini diperkirakan selesai tahun 2012 dan natinya menjadi salah satu stadion bertaraf internasional di Indonesia.
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


3. Stadion Gedebage
Spoiler for
Kota : Bandung, Jawa Barat
Dibangun : masih dalam tahap perencanaan
Kandang : -
Kapasitas : 40.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Lama
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Gedebage merupakan stadion masa depan Persib Bandung untuk menjalani partai kandang di Liga Indonesia. Stadion yang direncanakan selesai pada Tahun 2011 ini untuk menyambut Sea Games Indonesia 2011 dimana Jawa Barat akan menjadi tuan rumah bersama denga Jawa Tengah, DKI Jakarta, Dan Sumatera Selatan.
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


4. SUGBK (Gelora Bung Karno)
Spoiler for
Kota : Jakarta Pusat, DKI Jakarta Raya
Dibangun : 8 Februari 1960 (Renovasi 2007)
Kandang : Tim Nasional Indonesia, Persija Jakarta (Liga Super)
Kapasitas : 88.083 tempat duduk.
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Lama.
Kategori : A
Event besar – Asian Games IV Jakarta 1962
- Sea games
- PON
- Piala Asia 2007
Sejarah Singkat :
Gelanggang Olahraga (Gelora) Bung Karno adalah sebuah kompleks olahraga serbaguna di Senayan, Jakarta, Indonesia. Kompleks olahraga ini dinamai untuk menghormati Soekarno, Presiden pertama Indonesia, yang juga merupakan tokoh yang mencetuskan gagasan pembangunan kompleks olahraga ini. Dalam rangka de-Soekarnoisasi, pada masa Orde Baru, nama kompleks olahraga ini diubah menjadi Istora Senayan. Setelah bergulirnya gelombang reformasi pada 1998, nama kompleks olahraga ini dikembalikan kepada namanya semula melalui Surat Keputusan Presiden No. 7/2001.[1]. Dengan kapasitas sekitar 100.000 orang, stadion yang mulai dibangun pada pertengahan tahun 1958 dan penyelesaian fase pertama-nya pada kuartal ketiga 1962 ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Menjelang Piala Asia 2007, dilakukan renovasi pada stadion yang mengurangi kapasitas stadion menjadi 88.083 penonton.
Pembangunannya didanai dengan kredit lunak dari Uni Soviet sebesar 12,5 juta dollar AS yang kepastiannya diperoleh pada 23 Desember 1958.
Kondisi Sekarang
Tribun : A
Tempat duduk : B+
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


5. Gelora Bung Tomo
Spoiler for
Kota : Surabaya, Jawa Timur
Dibangun : dalam tahap pengerjaan.
Kandang : -
Kapasitas : 50.000 tempat duduk.
Tipe stadion : Stadion Sepakbola Lama.
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Gelora Bung Tomo terletak di Surabaya Barat. Jawa Timur yang merupakan kandang masa depan dari klub Persebaya Surabaya. Stadion ini direncanakan akan diresmikan pada bulan Mei tahun 2010 ini.
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


6. Gelora Jakabaring
Spoiler for
Kota : Palembang, Sumatera Selatan
Dibangun : Tahun 2001
Kandang : Sriwijaya FC (Super Liga)
Kapasitas : 40.000 tempat duduk
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Lama.
Kategori : A
Event Besar – PON XVI 2004 Sumatera Selatan
- Piala Asia 2007
Sejarah Singkat
Stadion Gelora Sriwijaya yang terletak di daerah jakabaring Palembang ini merupakan salah satu stadion besar di Indonesia. Dibangun dalam rangka persiapan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah PON XVI 2004, menunjukan keseriusan daerah ini dalam menyambut dan menyukseskan event empat tahunan tersebut. Dan kini pasca PON stadion ini digunakan klub juara Copa Indonesia dan juara Liga Indonesia 2007, Sriwijaya FC sebagai kandang klub tersebut.
Stadion ini juga pernah digunakan sebagai tuan rumah pertandingan kualifikasi dan perebutan tempat ke-3 Piala Asia 2007 mewakili stadion Indonesia selain Gelora Bung Karno.
Kondisi Sekarang
Tribun : B+
Tempat duduk : B+
Fasilitas : A
Rumput : B
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : B+


7. Stadion Nasional
Spoiler for
Kota : Pekanbaru, Riau
Dibangun : Tahun 2009
Kandang : -
Kapasitas : 43.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Madya (Olympic)
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Utama PON Riau 2012 Pekanbaru akan mulai dibangun pada tahun 2009 untuk menyambut Pekan Olahraga Nasional XVIII Riau 2012, stadion ini merupakan stadion utama event tersebut. Dengan arsitektur modern nantinya akan menjadikannya stadion terbaik di Indonesia.
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


8. Stadion Palaran
Spoiler for
Kota : Samarinda, Kalimantan Timur
Dibangun : Tahun 2005
Kandang : Persisam Putra Samarinda (Super Liga)
Kapasitas : 50.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Madya (Olimpiq)
Kategori : A
Event Besar – PON XVII 2008 Kalimantan Timur
Sejarah Singkat
Stadion ini diproyeksikan untuk acara pembukaan dan penutupan PON XVII 2008 Kalimantan Timur. Stadion ini merupakan stadion pertama di Indonesia yang seluruh tempat duduknya memakai kursi penonton. Merupakan salah satu stadion terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara.
Kondisi Sekarang
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


9. Stadion Perjiwa
Spoiler for
Kota : Tenggarong, Kalimantan Timur
Dibangun : Tahun 2007 masih dalam tahap penyelesaian.
Kandang : -
Kapasitas : 35.000 kursi.
Tipe stadion : Stadion Madya (Olimpiq)
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Perjiwa, Tenggarong, Stadion yang kan selesai tahun ini. Jika sudah rampung seratus persen, stadion ini dipastikan akan lebih megah dibanding Stadion Utama Palaran ataupun Senayan. Selain lapangan standar Eropa, stadion ini akan dilengkapi atap model knock down. Atap bisa distel membuka dan menutup secara digital
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


10. Stadion Taman BMW
Spoiler for
Kota : Jakarta, DKI Jakarta
Dibangun : masih dalam tahap perencanaan (dijadwalkan dibangun awal 2010 dan diperkirakan selesai Tahun 2020)
Kandang : -
Kapasitas : 40.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Modern
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Taman BMW (Taman Bersih Manusia dan berWibawa) merupakan kandang masa depan klub elit sepakbola Indonesia, yaitu Persija Jakarta. Dapat di bayangkan apabila stadion ini selesai sesuai perencanaan yang telah ada, stadion ini bakal menjadi Allianz Arena nya Indonesia ataupun menyerupai Emirates Stadium yang ada di Inggris.
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A

Rabu, 02 Maret 2011

10 ikon club yang akhirnya hengkang

Jelang kembalinya David Villa ke Mestalla, bekas homebase-nya selama lima tahun merumput untuk Valencia, Kamis (3/3) dinihari WIB, GOAL.com merunut sepuluh bintang -- termasuk El Guaje yang sekarang bernaung di Barcelona -- yang pernah begitu lekat dengan sebuah klub, menjadi pujaan pendukung, namun akhirnya pergi meninggalkan tim masing-masing dengan berbagai sebab.
Alessandro Nesta (Lazio-AC Milan, 2002)
Di masa jayanya, Nesta sering disebut-sebut sebagai salah satu bek terbaik dunia. Mantan kapten Lazio ini juga kerap diperbandingkan dengan Francesco Totti, il capitano AS Roma, yang notabene rival sekota Lazio, karena sama-sama dibesarkan akademi klub dan menjadi kapten di usia muda.
Krisis keuangan yang mendera pada tahun 2002 membuat Gli Aquilotti terpaksa menjual pemain-pemain terbaiknya, termasuk Nesta yang dilego ke AC Milan dengan nilai €30 juta.
Thierry Henry (Arsenal-Barcelona, 2007)
Sempat mandul dalam delapan pertandingan pertamanya bersama Arsenal, Henry melesat hingga akhirnya berhasil menjadi pencetak gol terbanyak The Gunners sepanjang masa dengan total 226 gol dalam delapan tahun kariernya bersama klub London Utara tersebut. Pemain asal Prancis ini juga sempat menjadi kapten Arsenal selama dua musim sebelum hijrah ke Barcelona pada tahun 2007.
“Karena senioritas saya, ditambah fakta bahwa saya adalah kapten dan kebiasaan saya meminta bola, terkadang mereka [rekan-rekan setim di Arsenal] tetap memberi bola walaupun saya sedang tidak dalam posisi bagus. Karena itu saya rasa adalah hal yang baik bagi tim jika saya pindah,” ujar Henry menjelaskan alasan kepindahannya waktu itu.
Ronaldinho (Barcelona-AC Milan, 2008)
Dinho mengawali sepak terjangnya di Eropa bersama klub Ligue 1 Prancis, Paris St. Germain, tapi saat membela Barcelona-lah namanya benar-benar melejit. Pemain Terbaik Dunia FIFA 2004 dan 2005 ini sudah menjadi nyawa Blaugrana ketika Lionel Messi baru mengorbit. Di era Frank Rijkaard, Ronaldinho sukses mengantar Barca meraih dua gelar La Liga, satu Liga Champions, dan dua Piala Super Spanyol. Sayang, kedatangan pelatih anyar Pep Guardiola dibarengi pernyataan sang entrenador bahwa Dinho tidak termasuk ke dalam rencana masa depannya. Pemain kelahiran 21 Maret 1980 itu pun pindah ke Milan untuk menyelamatkan kariernya.
Luis Figo (Barcelona-Real Madrid, 2000)
Satu dari sedikit pemain Barcelona yang berani menyeberang langsung ke Real Madrid. Figo rela dicap pengkhianat oleh publik Catalan yang sempat begitu mengidolakannya dengan menerima ajakan sang musuh abadi. Pemilik caps terbanyak di timnas Portugal ini dibeli Madrid dengan harga €45 juta yang sekaligus menjadikannya pemain termahal dunia ketika itu dan mengawali era Los Galacticos bentukan Florentino Perez di Santiago Bernabeu. Saking sakit hatinya pendukung Los Cules, Figo pernah dilempari kepala babi kala menyambangi Camp Nou bersama Madrid pada 2002.
Fernando Torres (Atletico Madrid-Liverpool, 2007, dan Liverpool-Chelsea, 2011)
El Nino sudah mengapteni Atletico Madrid saat usianya baru menginjak 19 tahun. Meski  belum pernah mengantar Los Colchoneros meraih gelar bergengsi, Torres menyumbang total 92 gol selama enam tahun berkiprah bersama klub yang berbasis di ibu kota Spanyol itu. Sempat menolak tawaran Chelsea di akhir musim 2005/06, personil La Furia Roja itu akhirnya meninggalkan Vicente Calderon untuk bergabung dengan klub Liga Primer lainnya, Liverpool, setahun berselang.
Dalam skuad The Reds, Torres langsung membentuk kerja sama apik dengan kapten Steven Gerrard, dan legenda Calderon itu dengan cepat menjadi pujaan publik Anfield. Sayang, pada akhirnya Torres melukai Liverpudlians karena menerima pinangan Chelski sebesar £50 juta menjelang ditutupnya winter transfer window tahun ini.
David Beckham (Manchester United-Real Madrid, 2003)
Sulit dipungkiri bahwa Beckham adalah salah satu aktor penting dalam raihan treble winners Manchester United pada musim 1998/99. Selain tendangan bebas khasnya, tentu publik tak akan melupakan dua sepak pojok Becks yang mengawali gol-gol Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer ke gawang Bayern Muenchen di final Liga Champions 1999.
Namun, sejak Beckham menikahi Victoria Adams, manajer Sir Alex Ferguson menilai konsentrasinya di sepakbola mulai berkurang, dan hubungan antara sang bos dengan anak asuhnya tersebut mulai renggang sejak awal milenium baru. Puncaknya terjadi pada Februari 2003. Sejumlah laporan menyebut Fergie yang murka setelah United ditekuk Arsenal di Piala FA menendang sepatu yang mengenai pelipis Beckham hingga robek. Insiden tersebut disinyalir sebagai pendorong sang megabintang untuk pergi dari Old Trafford di akhir musim 2002/03.
David Villa (Valencia-Barcelona, 2010)
Selama lima temporada membela Valencia, argo gol Villa selalu menembus angka di atas 20 per musimnya. Tak pelak lagi, eks bomber Sporting Gijon dan Real Zaragoza itu adalah sosok tak tergantikan di Mestalla. Pernah berujar tak akan meninggalkan Valencia kecuali pihak klub ingin melepasnya, pesepakbola yang sempat dikait-kaitkan dengan Real Madrid, Liverpool, Chelsea, Manchester United, dan Barcelona ini akhirnya berlabuh ke klub yang disebut terakhir setelah Los Ches menyetujui tawaran €40 juta yang disodorkan Barca pada musim panas 2010.
Kaka (AC Milan-Real Madrid, 2009)
Pada musim perdananya memakai jersey merah-hitam setelah digaet dari Sao Paulo, Kaka langsung mematenkan satu tempat di starting XI dan berperan mengantar Milan merebut scudetto 2003/04. Penampilan ciamik pada stagione tersebut juga membuatnya dianugerahi gelar Pemain Terbaik Serie A. Gagal menjuarai Liga Champions 2005 karena I Diavolo takluk dari Liverpool via adu penalti, dua tahun kemudian Kaka ‘sendirian’ membawa Milan menggondol La Orejona alias Si Kuping Besar untuk kali ketujuh sepanjang sejarah. Rossoneri menuntaskan dendam terhadap Pool dengan kemenangan 2-1 di partai puncak. 
Pria bernama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite itu semakin dicintai Milanisti setelah menolak tawaran bombastis £100 juta dari Manchester City pada Januari 2009. “Saya ingin sampai tua di Milan dan bermimpi menjadi kapten klub,” kata sang playmaker ketika itu.
Akan tetapi, tak lama setelah itu Kaka meralat ucapannya dan mengatakan dirinya mungkin pergi jika Milan memang ingin menjualnya. Hal itu menjadi kenyataan setengah tahun berselang. Kubu San Siro ogah melepas kibasan fulus sebesar €68,5 juta dari Real Madrid sehingga rela membiarkan Pemain Terbaik Dunia 2007 itu hijrah ke La Liga.
Cristiano Ronaldo (Manchester United-Real Madrid, 2009)
Ronaldo menjadi pemain Portugal pertama yang merumput untuk Manchester United tatkala direkrut dari Sporting Lisbon pada musim panas 2003. Pemain yang saat itu masih berusia 18 tahun tersebut diberi nomor punggung tujuh warisan David Beckham oleh Sir Alex Ferguson walaupun Ronaldo sebenarnya meminta nomor 28, angka yang dipakainya di Sporting.
Mengantar United menyabet Piala FA 2004 dan Piala Liga 2006 dengan sumbangan sebiji gol di masing-masing final, kilau pemain bertinggi 186 cm itu semakin terang pada musim 2006/07. Torehan 17 gol Ronaldo sangat berperan dalam raihan juara Liga Primer United waktu itu. Puncak karier CR7 di Old Trafford tersaji musim berikutnya, ketika ia mencetak total 42 gol di semua ajang dan membantu The Red Devils mencaplok titel ganda, Liga Primer dan Liga Champions 2008. Di tahun yang sama, Ronaldo juga diganjar gelar Pemain Terbaik Dunia versi FIFA.
Pada Juni 2009, United menerima tawaran ₤80 juta dari Real Madrid untuk Ronaldo setelah sang pemain mengisyaratkan keinginannya untuk bergabung dengan raksasa Spanyol itu. Angka tersebut masih menjadi rekor transfer termahal dunia hingga saat ini.
Raul Gonzalez (Real Madrid-Schalke 04, 2010)
Sempat dibina oleh akademi Atletico Madrid selama dua tahun (1990-1992), Raul pindah ke tim taruna Real Madrid setelah Jesus Gil, presiden Atletico saat itu, menutup akademi Los Rojiblancos karena ingin menghemat pengeluaran klub. Ironisnya, Raul justru mencetak gol debut untuk tim senior Madrid ke gawang Atletico pada 5 November 1994. Pertandingan tersebut adalah kali kedua ia merumput bersama Si Putih setelah diberi kepercayaan untuk pertama kalinya oleh Jorge Valdano, yang ketika itu menjadi pelatih, sepekan sebelumnya.
Raul mulai rutin menjadi starter di Madrid sejak musim 1995/96, kala dirinya melesakkan 19 gol dari 40 partai La Liga, dan mewarisi ban kapten dari Fernando Hierro pada 2003. Enam gelar La Liga, empat Piala Super Spanyol, tiga trofi Liga Champions, dua Piala Interkontinental, dan satu titel Piala Super Eropa menjadi sumbangan sang delantero ke dalam lemari piala di Santiago Bernabeu, plus segudang rekor pribadi yang dicatatnya dengan Los Merengues.
Pada 2008, Raul -- bersama Iker Casillas -- memperoleh kontrak ‘seumur hidup’ dari Madrid. Klausul dalam kontrak tersebut menyatakan masa kerja kedua pemain itu akan terus diperpanjang secara otomatis jika tampil minimal 30 kali dalam semusim.
Kendati demikian, hal tersebut tak mampu menahan kepergian pemain yang sekarang berumur 33 tahun itu ke Schalke 04 pada awal musim ini. Jose Mourinho, entrenador yang mendarat di Madrid musim panas silam, ingin Raul bertahan, tapi keengganan menjadi striker cadangan membulatkan tekad Sang Pangeran Bernabeu untuk meninggalkan istananya.


Sabtu, 19 Februari 2011

SEJARAH MASUKNYA ISLAM DI INDONESIA

Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.
Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besar-besaran. Aceh, daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara, adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri, yakni Pasai. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi., yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi'i. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur. Berupa komplek makam Islam, yang salah satu diantaranya adalah makam seorang Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M, yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli, melainkan makam para pedagang Arab.
Sampai dengan abad ke-8 H / 14 M, belum ada pengislaman penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Baru pada abad ke-9 H / 14 M, penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. Para pakar sejarah berpendapat bahwa masuk Islamnya penduduk Nusantara secara besar-besaran pada abad tersebut disebabkan saat itu kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan politik yang berarti. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam seperti Kerajaan Aceh Darussalam, Malaka, Demak, Cirebon, serta Ternate. Para penguasa kerajaan-kerajaan ini berdarah campuran, keturunan raja-raja pribumi pra Islam dan para pendatang Arab. Pesatnya Islamisasi pada abad ke-14 dan 15 M antara lain juga disebabkan oleh surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu / Budha di Nusantara seperti Majapahit, Sriwijaya dan Sunda. Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam mengatakan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa Portugis dan Spanyol. Islam datang ke Asia Tenggara dengan jalan damai, tidak dengan pedang, tidak dengan merebut kekuasaan politik. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil'alamin.
Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahan-pemerintahan Islam di berbagai daerah kepulauan ini, perdagangan dengan kaum Muslimin dari pusat dunia Islam menjadi semakin erat. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. Yang terbesar diantaranya adalah berasal dari Hadramaut, Yaman. Dalam Tarikh Hadramaut, migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut. Namun setelah bangsa-bangsa Eropa Nasrani berdatangan dan dengan rakusnya menguasai daerah-demi daerah di Nusantara, hubungan dengan pusat dunia Islam seakan terputus. Terutama di abad ke 17 dan 18 Masehi. Penyebabnya, selain karena kaum Muslimin Nusantara disibukkan oleh perlawanan menentang penjajahan, juga karena berbagai peraturan yang diciptakan oleh kaum kolonialis. Setiap kali para penjajah - terutama Belanda - menundukkan kerajaan Islam di Nusantara, mereka pasti menyodorkan perjanjian yang isinya melarang kerajaan tersebut berhubungan dagang dengan dunia luar kecuali melalui mereka. Maka terputuslah hubungan ummat Islam Nusantara dengan ummat Islam dari bangsa-bangsa lain yang telah terjalin beratus-ratus tahun. Keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan ummat Islam Nusantara dengan akarnya, juga terlihat dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang Arab dengan pribumi.
Semenjak awal datangnya bangsa Eropa pada akhir abad ke-15 Masehi ke kepulauan subur makmur ini, memang sudah terlihat sifat rakus mereka untuk menguasai. Apalagi mereka mendapati kenyataan bahwa penduduk kepulauan ini telah memeluk Islam, agama seteru mereka, sehingga semangat Perang Salib pun selalu dibawa-bawa setiap kali mereka menundukkan suatu daerah. Dalam memerangi Islam mereka bekerja sama dengan kerajaan-kerajaan pribumi yang masih menganut Hindu / Budha. Satu contoh, untuk memutuskan jalur pelayaran kaum Muslimin, maka setelah menguasai Malaka pada tahun 1511, Portugis menjalin kerjasama dengan Kerajaan Sunda Pajajaran untuk membangun sebuah pangkalan di Sunda Kelapa. Namun maksud Portugis ini gagal total setelah pasukan gabungan Islam dari sepanjang pesisir utara Pulau Jawa bahu membahu menggempur mereka pada tahun 1527 M. Pertempuran besar yang bersejarah ini dipimpin oleh seorang putra Aceh berdarah Arab Gujarat, yaitu Fadhilah Khan Al-Pasai, yang lebih terkenal dengan gelarnya, Fathahillah. Sebelum menjadi orang penting di tiga kerajaan Islam Jawa, yakni Demak, Cirebon dan Banten, Fathahillah sempat berguru di Makkah. Bahkan ikut mempertahankan Makkah dari serbuan Turki Utsmani.
Kedatangan kaum kolonialis di satu sisi telah membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara, namun di sisi lain membuat pendalaman akidah Islam tidak merata. Hanya kalangan pesantren (madrasah) saja yang mendalami keislaman, itupun biasanya terbatas pada mazhab Syafi'i. Sedangkan pada kaum Muslimin kebanyakan, terjadi percampuran akidah dengan tradisi pra Islam. Kalangan priyayi yang dekat dengan Belanda malah sudah terjangkiti gaya hidup Eropa. Kondisi seperti ini setidaknya masih terjadi hingga sekarang. Terlepas dari hal ini, ulama-ulama Nusantara adalah orang-orang yang gigih menentang penjajahan. Meskipun banyak diantara mereka yang berasal dari kalangan tarekat, namun justru kalangan tarekat inilah yang sering bangkit melawan penjajah. Dan meski pada akhirnya setiap perlawanan ini berhasil ditumpas dengan taktik licik, namun sejarah telah mencatat jutaan syuhada Nusantara yang gugur pada berbagai pertempuran melawan Belanda. Sejak perlawanan kerajaan-kerajaan Islam di abad 16 dan 17 seperti Malaka (Malaysia), Sulu (Filipina), Pasai, Banten, Sunda Kelapa, Makassar, Ternate, hingga perlawanan para ulama di abad 18 seperti Perang Cirebon (Bagus rangin), Perang Jawa (Diponegoro), Perang Padri (Imam Bonjol), dan Perang Aceh (Teuku Umar).

10 benda terkecil di dunia



 
Blatunkz  akan menjadi terkenal
10 Benda termungil di dunia

1. Pistol terkecil di Dunia yang benar-benar bisa menembakkan peluru!
Spoiler for pic:

SWissMiniGun ini kecil banget, ukurannya nggak lebih dari anak kunci, tapi bisa menembakkan peluru dengan kecepatan 270 mph, yang sanggup membunuh dalam jarak dekat. Pistol ini diakui secara resmi sebagai revolver terkecil di dunia, dan dipasarkan sebagai barang koleksi. Ukuran panjangnya hanya 5,5 cm. Bahan pembuatnya adalah baja anti karat dengan harga sekitar 60 juta Rupiah.

2. Ikan Terkecil di Dunia[
Spoiler for pic:

Ikan ini ditemukan di rawa-rawa di daerah Sumatra. Ikan ini jika dewasa, panjangnya bisa mencapai 7,9 mm! Kecil banget ya!

3. Teddy Bear terkecil di Dunia
Spoiler for pic:

Boneka yang tingginya cuman 5 mm ini dibuat oleh Bettina Kaminski dari Jerman. Boneka ini secara resmi dinyatakan sebagai boneka Teddy Bear terkecil di dunia... tapi ga asik ya.. ga bisa dipeluk2...

4. Kuda terkecil di Dunia
Spoiler for pic:

Nama kuda ini adalah thumbelina, kuda yang tingginya hanya 17 inci, atau sekitar setengah meter. Thumbelina lahir di peternakan yang mengkhususkan diri menyediakan kuda mini.

5. Anjing Terkecil di Dunia
Spoiler for pic:

Nama anjing ini adalah pinochio, berat badannya hanya setengah kilo dan tak lebih besar dari botol kaleng coca cola , tetapi pinochio ini akhirnya meninggal karena nafsu makannya yg besar. Jadi si pemilik pinochio menemukannya meninggal dalam kondisi perut penuh.

6. Burger terkecil di Dunia
Spoiler for pic:

Burger ini adalah burger terkecil yang bisa dimakan, lengkap dengan roti kecil dan bahkan pake kentang goreng mini juga lho!

7. Bayi terkecil di Dunia
Spoiler for pic:

Perkenalkan, Amillia Taylor, pada saat dilahirkan di 24 Oktober 2006, ia dilahirkan pada usia sangat muda dan dianggap sebagai bayi prematur termuda yang masih bertahan. Ia lahir di usia 22 minggu. Pada saat lahir, beratnya hanya 280 gram, dan tingginya hanya 24 cm! Bayangkan, saking kecilnya, kakinya masih transparan!

8. Poci Teh terkecil di Dunia
Spoiler for pic:

Poci keramik ini dibuat oleh Wu Ruishen, ahli keramik terkemuka di China. Berat poci ini hanya 1,4 gram, dan benar-benar bisa berfungsi lho!!!

9. Kadal Terkecil di Dunia
Spoiler for pic:

Tokek kerdil atau Jaragua Sphaero, hanya berukuran 0.6 cm, atau kurang dari 2 cm saja. Kadal yang hampir punah ini memiliki habitat asli di Amerika Latin

10. Karya seni terkecil di Dunia
Spoiler for pic:

Jumat, 18 Februari 2011

10 hewan langka di indonesia

Quote:
1. The Pinta Island tortoise

Adanya di kepulauan pinta. Msuk dalam spesies Giant Galapagos Turtoise. Paling langka di dunia soalnya tinggal 1 doang yang masih hidup, which is mustahil utk berkembang biak lagi.
Quote:
2. Baiji (Yangtze River Dolphin)

Baiji adalah lumba-lumba air tawar yang hanya dapat ditemui di sungai Yangtze, Tiongkok. Sisanya tinggal 10 doang
Quote:
3. The Vancouver Island Marmot

Adanya di Vancouver Island, di British Columbia. Tinggal tersisa 75 ekor doang. Tapi udah berhasil dikembang biakan menjadi sekitar 150 ekor dan sekitar 44 yang baru lahir.
Quote:
4. Seychelles Sheath-tailed Bat

Tinggal di Madagascar, Cuma ada kurang dari 100 ekor di dunia. Tapi para ahli masih berusaha buat ngembangin lagi.
Quote:
5. Javan Rhino Indonesia punya nih

Dari 60 yang diketahui, tempat tinggalnya Cuma ada 2 di jawa ( Indonesia) sama di Vietnam. Nih badak masih sering diburu di Malaysia, Sumatra, India buat diambil culanya.
Quote:
6. Hispid hare

Biasa disebut “Bristly Rabbit” bias ditemukan di Himalaya, Nepal, Bengal, and Assam. Cuma bias ditemukan sekitar 110 ekor di dunia.
Quote:
7. Northern Hairy-nosed Wombat

ane sendiri gak tau ni binatang apa. Bisa ditemukan di New South Wales and Victoria (Ausi ) tapi sekarang Cuma bias ditemukan di taman nasional dekat Epping Forest Station di Queensland. Cuma ditemukan sekitar 113 ekor doang.
Quote:
8. Tamaraw (Dwarf Water Buffalo)

Ditemukan di Philippines. Lucu yah ni kerbau, liat kupingnya deh. Pertama kali dinyatakan terancam punah tahun 2000. kini tinggal tersisa sekitar 30 – 200 ekor. Masih sering diburu sama pemburu liar.
Quote:
9. Iberian Lynx

The Lynx. Ini kucing, bukan singa. Sesuai namanya, nih kucing adanya di Iberian ( kalo gak salah di spanyol). Cuma sekarang biasa ditemukan hanya di Andalusia. Kebanyakan mati karena kena perangkap, yang sebenarnya digunakan buat nangkap hewan buruan kayak kelinci. Cuma ada 100, turun dari 400 saat tahun 2000.
Quote:
10. Red Wolf

Serigala ini masih sodaraan sama gray wolf, tapi ukurannya lebih kecil. Sekarang tempat tinggal mereka ada di timur laut North Carolina. Tinggal 20 ekor red wolves murni ditemukan tahun 1980, tapi sekarang sudah berkembang lebih dari 200 ekor.